Hari ini harus lebih baik dari hari kemari dan hari esok harus
lebih baik dari pada hari ini. Inilah sebuah konsep yang diajarkan oleh baginda
Rasulullah ﷺ kepada umat muslim dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Konsep tersebut tidak terbentuk dengan sendirinya, tetapi konsep tersebut
didukung oleh kemampuan diri dalam mengelola waktu yang ada, sehingga
menghasilkan pola aktivitas yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
Manajemen waktu yang baik merupakan salah satu keterampilan yang
paling berharga dan harus dimiliki seseorang dalam hidup. Pengelolaan waktu
yang baik dapat berdampak positif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sehingga
menjadi teratur dan terencana. Setiap orang memiliki waktu yang sama, tidak
peduli siapa kita, usia, pendapatan, agama, ras, kaya ataupun miskin, waktu
yang dimiliki tetaplah sama. Tentunya ini bukan tentang berapa banyak waktu
yang kita miliki, tetapi tentang seberapa efektif kita mengatur waktu.
Keterampilan dalam mengatur waktu akan membangun pribadi yang
produktif. Produktif berarti mampu untuk memanfaatkan potensi diri yang kita
miliki dan dapat menyeimbangankan berbagai hal dan urusan di dalam hidup, dari
urusan pekerjaan hingga urusan pribadi. Menjadi pribadi yang produktif tentu
saja dapat membuat seseorang lebih banyak menghasilkan sesuatu dibandingkan
orang lain. Lebih banyak pencapaian yang bisa di raih. Lebih banyak prestasi
dan karya-karya yang bisa dihasilkan dibandingkan orang lain. Orang produktif
bukanlah orang yang sibuk dengan banyak kegiatan, namun tidak fokus terhadap
tujuan tertentu. Tetapi orang produktif adalah orang dengan beberapa aktivitas,
namun setiap aktivitasnya selalu mempunyai tujuan dan tidak pernah berhenti
dalam berusaha.
Untuk dapat membuat hidup ini menjadi produktif ada beberapa
kebiasaan yang perlu dilakukan dalam manajemen diri. Manajemen diri berpatokan
dengan disiplin yang tinggi terhadap diri sendiri. Berikut adalah beberapa
kebiasaan yang dapat diterapkan untuk menghasilkan hidup yang produktif:
1.
Membuat
rencana harian, mingguan dan bulanan
Membuat sebuah rencana yang berisi apa saja yang harus dikerjakan
adalah cara yang sangat ampuh untuk mendisiplinkan diri. Hal ini bukan saja
dapat membantu meningkatkan diri dalam kegiatan sehari-hari, namun mendorong
diri agar terus berusaha mencapai target atau sebuah tujuan tertentu. Segala
sesuatu jika tidak direncanakan dengan baik maka tidak akan berjalan dengan
baik. Dalam proses menjalankan hidup produktif, maka haruslah bisa me-manage
waktu dengan baik. Rencana harian saja akan terasa kurang jika kita ingin
menjadi pribadi yang produktif, maka haruslah ada rencana mingguan dan bulanan
bahkan tahunan. Dengan demikian kita akan termotivasi untuk melakukan apa yang
telah direncanakan dan hidup akan menjadi lebih rapi dan tertata dengan baik.
2.
Menentukan
dan Mendahulukan Prioritas
Saat membuat rencana, maka harus dipastikan hal yang menjadi
prioritas diatur dalam jadwal yang paling awal. Kemudian fokus dan konsentrasi
pada hal tersebut sehingga hasil yang diinginkan maksimal. Tanpa disadari, waktu kita banyak terbuang
pada hal-hal yang tampaknya sepele dan dianggap hanya sebagai selingan, seperti
bercanda, membuka media sosial, bermain game dan hal-hal kecil lainnya yang
sering kali mengganggu kegiatan utama.
3.
Menghindari
Multitasking
Multitasking merupakan aktivitas dimana kita melakukan suatu hal
yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Kegiatan seperti ini banyak dianggap
membuat tugas-tugas lebih cepat selesai. Namun, pada kenyataannya multitasking
akan membuat fokus terpecah belah dan tidak efektif. Sehingga menyebabkan
pekerjaan menjadi tidak optimal dan bisa menjadi lebih lama.
4.
Jangan
Menunda Waktu
Menunda waktu sudah menjadi kebiasaan kebanyakan orang. Kebiasaan
sering menunda waktu dapat menyebabkan hidup menjadi tidak produktif. Satu
pekerjaan ditunda, maka akan memperlambat pekerjaan-pekerjaan lainnya.
5.
Berolahraga
Akal yang sehat terdapat pada badan yang sehat. Olahraga ringan
khususnya di waktu pagi dapat membantu dalam meningkatkan ketajaman pikiran dan
pastinya menyegarkan tubuh. Dengan begitu, pikiran dan suasana hati akan
menjadi lebih baik sehingga bersemangat untuk menjalankan aktivitas dan menjadi
lebih produktif.
6.
Cukup
Istirahat
Salah satu cara untuk menghargai tubuh dan pikiran adalah dengan
beristirahat. Istirahat yang cukup dapat memulihkan fisik dan kinerja otak sehingga
dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Hindarilah
begadang, karena begadang bukanlah hal yang baik bagi fisik maupun mental.
7.
Konsisten
(Istiqomah)
Satu kata memiliki makna yang sangat dalam sehingga apabila
dikerjakan maka akan berbuah peningkatan. Orang besar yang mampu membawa
perubahan ialah orang yang senantiasa konsisten dalam melakukan perubahan dan
tidak gampang menyerah. Konsisten akan menjaga semangat agar tidak kendor dan
menjaga komitmen agar tidak mudah menyerah. Konsisten dalam melakukan pekerjaan
akan membuat seseorang menjadi ahli dalam bidangnya. Melakukan sesuatu dengan
konsisten memang sulit di awal, namun jika keyakinan sudah muncul dalam diri
seseorang maka kesulitan apapun tidak akan bisa menghalanginya.
Demikianlah beberapa ulasan tentang kebiasaan yang perlu diterapkan
agar dapat menjadikan hidup lebih produktif. Hidup produktif membutuhkan
manajemen waktu dan disiplin diri yang tinggi. Maka, jangan sampai merasa lelah
dan bosan untuk terus memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar